Better
Zayn
[Verse 1]
Hope I only leave good vibes on your
living room floor
Ku harap aku cuma meninggalkan
getaran yang baik di lantai ruang
tamumu
It hurts so bad that I didn't went and ask
for more
Sangat menyakitkan aku tak pergi dan
minta lebih banyak
Your dad probably loves me more than
he ever did now
Ayahmu mungkin mencintaiku lebih
dari yang pernah dia lakukan sekarang
'Cause I finally got out
Karena akhirnya aku keluar
Yeah, we're finally knocked down
Ya, kita akhirnya dirobohkan
[Verse 2]
Ifell in, I'm falling, l'm tor you
AKu jatuh, aku jatuh, aku untukmu
I can't let you fall through the tloor too
Aku juga tak bisa membiarkanmu jatuh ke lantai
t's a gamble to take any more ot you
Ini pertaruhan untuk mengambil lebih banyak darimu
(It's a gamble to take-take more you)
(Ini pertaruhan untuk mengambil lebih banyak darimu)
Still in my mind sometimes, I must admit it
Masih dalam pikiran ku terkadang, aku harus mengakuinya
Like it's a crime on trial, I got acquitted
Seperti kejahatan yang diadili, aku dibebaskan
Me and you wasn't meant, we wasn't titted
Aku dan kamu tak ditakdirkan bersama, kita tak cocok
Like it's a glove, I hated to admit it
Seperti sarung tangan, aku benci mengakuinya
[Pre-Chorus 2]
Cause obviously we go back
Karena jelas kita kembali
So why would we ruin that?
Jadi mengapa kita merusaknya?
In too deep, we're rearranged
Terlalu dalam, kita diatur ulang
Now you wanna ask for me
Sekarang kau mau memintaku
We can't let this through, go back
Kita tak bisa membiarkan ini lewat, kembali
Sayin' things we can't take back
Mengatakan hal-hal yang tak bisa kita tarik kembali
n too deep, we re rearranged
Terlalu dalam, kita diatur ulang
Do you feel the same?
Apa kau merasakan hal yang sama?
[Chorus]
Why? Why wait to fight?
Mengapa? Mengapa menunggu untuk bertarung
Give it a try
Cobalah
or l'll say goodbye while it's right
Atau aku akan mengucapkan selamat tinggal saat itu benar
Can we save tears in our eyes?
Bisakah kita menyimpan air mata di mata kita?
T'm making you cry
Aku membuatmu menangis
Why wait to hate, can we save love?
Mengapa menunggu untuk membenci, bisakah kita menyelamatkan cinta?

Komentar
Posting Komentar